Cerpen Part 1_Keadaan tidak membuat semangat surut
Cerpen
Keadaan tidak membuat semangat surut
Setiap individu pasti memiliki tujuan hidup, tidak jarang ia mengorbankan suatu hal agar bisa mencapai tujuan hidupnya.Seperti Rain salah satu siswa sekolah menengah atas yang sedang merencanakan masa depannya. Rain mulai bimbang dalam merencanakan pendidikan setelah lulus. Dalam pikiran Rain ia ingin melanjutkan ke jenjang kuliah, namun kondisinya yang tidak memungkinkan untuk Rain bisa kuliah, karena ia termasuk orang yang tidak punya, secara ekonomi keluarga Rain menengah ke bawah. Sampai- sampai orang tua Rain meminta Rain bekerja setelah lulus SMA agar bisa membantu Keluarga. Salah satu orang yang mengekang Rain tidak usah kuliah adalah Bapak Rain. Namun itu kenyataan yang sulit bagi Rain. Rain orangnya pandai, ia bahkan di juluki si kutu buku. Ia punya prinsip bahwa harus bisa kuliah karena pendidikan itu sangat penting dan sebagai bekal di masa depan.
Suatu hari ia mengobrol dengan orang tuanya:
Rain : Bapak - Ibu, Rain sebentar lagi lulus. Rain pingin banget bisa kuliah. Rain pingin.. (dipotong Bapak)
Sahut Bapak
Bapak: kenapa sih Rain, kamu mau kuliah? Kamu belum paham juga ya kondisi kita itu bagaimana. Kita itu orang tidak punya, untuk makan sehari - hari saja susah, Bapak sudah menyekolahkan kamu sampai SMA itu sudah bangga. Bapak menyekolahkan kamu dari kecil sampai SMA ini semua jerih payah Bapak dalam bekerja buat kamu sekolah.
(Mata Rain berkaca - kaca dan nafasnya mulai tersendat sendat)
Ibu : iya Rain benar kata bapak, kita kan orang tidak mampu, sedangkan kuliah itu mahal harganya.
Rain : Ta..Tapi Rain ingin pak,buk kuliah. Rain ingin berusaha keras untuk bisa kuliah lewat jalur prestasi, dari kelas 10 kemarin (sambil mengusap air mata) Rain belajar dengan giat agar nilai raport Rain bisa naik, Rain juga memperbanyak membaca buku di perpustakaan, karena bisa baca buku tanpa membayar. Bapak kan tau kalau Rain kadang tidak bawa uang saku, karena Rain tidak mau membebani ba..bapak. (nafas tersendat - sendat).
(Bapak mulai terharu dengan Rain, mata bapak mulai berkaca - kaca)
Rain : Rain ingin pak menjadi orang sukses, yang bisa membanggakan bapak ibu. Lewat kuliah ini pak, Rain janji akan sungguh sungguh dalam belajar agar rain bisa mendapatkan pengetahuan dan kemampuan Rain bertambah. Hingga kelak Rain menjadi orang sukses dan bermanfaat untuk orang lain.
(Bapak pun tidak tega dengan Rain, Sebagai orang tua seharusnya memberikan yang terbaik untuk anaknya).
Bapak : Bapak juga ingin kamu sukses, karena setiap orang tua menginginkan hal tersebut. Bapak sebagai orang tua harus memberikan yang terbaik untuk anaknya. Jika memang Rain menginginkan Kuliah maka Bapak izinkan (Rain mulai menunjukkan ekspresi senang), tapi benar-benar Rain gunakan kesempatan ini dengan sungguh -sungguh, agar kelak kamu jadi orang yang sukses dan bermanfaat untuk orang lain, karena hidup kita tidak hanya di dunia namun juga akan dipertanggungjawabkan di akhirat. (Rain pun mulai semangat dan kembali ceria).
Rain pun memeluk ibu.. dan berkata bahwa ia akan bersungguh sungguh dalam mencari ilmu.
Selang beberapa waktu Rain pun masuk ke kamarnya.
Ia sangat bersyukur akhirnya bapak dan ibu mengizinkan dan mendukung pilihan Rain untuk Berkuliah. Ia mulai merencanakan Studi setelah ia lulus, oiya Rain saat ini sudah Kelas 12 semester awal. Ia mulai mencari data - data tentang dirinya minat dan bakat apa yang ada di diri Rain. Agar memudahkan Rain untuk mengambil prodi yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
Ia pun mulai memikirkan (apa ya minat dan bakat ku, kira kira dulu aku kecil suka apa ya? Aku pernah punya keunggulan apa ya?)
Rain teringat dulu waktu TK Rain pernah ikut lomba mewarnai dan menang, terus pas SD Rain ikut lomba menggambar alhamdulillah menang juga, terus kelas 5 SD Rain ikut melukis dan pernah juara juga, Kalau smp Rain gak ikut lomba sih tapi dia sering gambar dan Rain suka banget ngegambarnya hampir tiap hari, dan Sekarang Rain makin minat aja sama menggambar, mewarnai bahkan melukis, bahkan ia suka mencari referensi terkait seni menggambar dan melukis. Kemudian ia menyimpulkan bahwa dia punya minat dan bakat di seni menggambar dan melukis. Rain sebelumnya memang ingin sekali mengambil prodi arsitektur tapi masih ragu.Tapi sekarang dia udah gak ragu lagi karena ia udah mempertimbangkan dengan bakat minatnya.
Dari situ akhirnya ia telah menetapkan tujuan untuk bisa berkuliah di universitas yang ia inginkan, ia mulai berusaha keras untuk mewujudkan. Ia harus bisa fokus belajar dan memanajeman waktu yang di miliki agar bisa mencapai tujuan berkuliah. Tujuan ini lain yang menjadi Kompas Rain dan harus bisa mencapainya.
Indritrsh_
Komentar
Posting Komentar